Rabu, Juni 10, 2009

Presiden‍ Indonesia

Kontes Popularitas Calon Presiden Indonesia pada PEMILU 2009

Tanggal pelaksanaan pesta demokrasi PEMILU 2009 sudah ditetapkan yaitu tanggal 9 April 2008. Partai-partai yang lolos verifikasi pun sudah mengambil nomor urut yang akan digunakan untuk “bertarung” di ajang lima tahunan tersebut. Kampanye partai politik juga sudah dimulai, maka 9 bulan ke dapan kita akan disuguhkan pada strategi-strategi kampanye partai politik untuk meraih simpati masyarakat agar target minimal 2,5% suara pada PEMILU dapat diraih. Target tersebut mengacu pada UU No 10 tahun 2008 untuk sebuah partai agar dapat mengajukan anggotanya menjadi wakil rakyat di DPR.

Who Will Be The Next Indonesia President?

Sejak pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat, maka pertanyaan yang paling menggelitik kita bukan lagi pada “Siapa partai yang akan menjadi pemenang PEMILU 2009?” tapi lebih ke “Siapa yang akan menjadi Presiden Indonesia tahun 2009-2013?“. Terlalu dini memang. Namun bila kita melihat “salam pertama” dari para tokoh-tokoh politik yang belakangan ini sering muncul di televisi dan media cetak, tidak sulit untuk memprediksi siapa saja yang akan maju ke bursa calon Presiden dan wakil Presiden Indonesia.

Iseng-iseng saya mencoba membuat “Kontes Popularitas Calon Presiden Indonesia pada PEMILU 2009“. Metodenya sederhana, saya mengumpulkan beberapa nama yang mungkin akan menjadi calon Presiden RI pada PEMILU 2009 mendatang. Nama-nama tersebut kemudian saya ketikkan di mesin pencari Google dengan diapit oleh tanda petik agar hasil pencarian lebih spesifik. Popularitas dilihat dari jumlah website yang terindex oleh Google. Berikut beberapa nama yang diurut berdasarkan jumlah paling banyak ke yang paling sedikit. Pengecekan dilakukan di Google.com tanggal 15 Juli 2008.

  1. Susilo Bambang Yudhoyono - 1,610,000 webpages
  2. Jusuf Kalla - 821,000 webpages
  3. Amien Rais - 711,000 webpages
  4. Gus Dur - 666,000 webpages
  5. Hasyim Muzadi - 386,000 webpages
  6. Sutiyoso - 361,000 webpages
  7. Megawati Soekarnoputri - 343,000 webpages
  8. Wiranto - 325,000 webpages
  9. Hidayat Nur Wahid - 146,000 webpages
  10. Yusril Ihza Mahendra - 140,000 webpages
  11. Muhaimin Iskandar - 116,000 webpages
  12. Soetrisno Bachir - 104,000 webpages
  13. Akbar Tanjung - 72,700 webpages
  14. Harmoko - 63,800 webpages
  15. Surya Paloh - 48,200 webpages
  16. Sultan Hamengkubuwono X - 30,300 webpages
  17. Prabowo Subianto - 30,000 webpages
  18. *maaf, yang ini dihapus saja ya…*
  19. Rizal Mallarangeng - 11,300 webpages
  20. Sukmawati Soekarnoputri - 6,060 webpages